Sleman – Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman membuka kesempatan bagi khususnya masyarakat yang berdomisili dan memiliki KTP Sleman untuk turut andil dalam seleksi Tenaga Juru Pungut Retribusi Candi.

Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman sendiri membutuhkan 10 tenaga Juru Pungut Retribusi Candi untuk 7 destinasi wisata candi di Kabupaten Sleman. 7 candi tersebut, yaitu Candi Ijo, Candi Sambisari, Candui Barong, Candi Banyunibo, Candi Kalasan, Candi Sari, dan Candi Gebang.

Ema, Pejabat Pengadaan Seleksi Juru Pungut Retribusi Candi dari Dinas Pariwisata Sleman mengatakan bahwa sebelumnya tiket retribusi masuk ke-7 candi di Sleman ini dipungut oleh Juru Pelihara Candi dari pihak candi itu sendiri. Namun usai diambil alih oleh Pemkab Sleman, tugas ini akan dibebankan pada Juru Pungut Retribusi Candi ini.
Karenanya, menurut Ema ada kriteria tertentu yang harus dimiliki Juru Pungut Retribusi Candi. “Yang jelas kami butuh yang istilahnya bisa bekerja sama kemudian disiplin,” ujar Ema saat ditemui Selasa (21/1/2020) di sela-sela proses seleksi CAT.

Dilanjutkan Ema, seleksi Juru Pungut Retribusi Candi sendiri terdiri dari 3 tahap mulai dari tahap seleksi administrasi, Computer Assisted Test (CAT), dan tes wawancara. “135 peserta lulus ujian administrasi akan kami saring dalam tes CAT ini menjadi 30 peserta, lalu ke-30 peserta ini akan mengikuti tes wawancara,” jelas Ema.

Ema menambahkan, untuk CAT sendiri Dinas Pariwisata Sleman menggandeng Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sleman, baik untuk tempat maupun fasilitas komputer dan jaringan internet. “Tes CAT di laboratorium komputer Dinas Kominfo ini dibagi menjadi 6 gelombang dan masih akan berlangsung sampai Rabu besok,” tukasnya. (Rep Naci)