Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Sleman menjadi tempat penyelenggara diskusi forum PPID pada Kamis (19/11/2020). Bertempat di Albasta Resto & Coffe, forum PPID ini diselenggarakan untuk menyelerasakan program pemerintah dalam keterbukaan informasi publik.

Kepala Dinas Kominfo Sleman, Eka Suryo Prihantoro pun mengatakan bahwa forum PPID menjadi sarana bertukar informasi dan wawasan baru yang nantinya dapat diadaptasi oleh pemerintah kabupaten/kota se-DIY.

“Diskusi ini masih harus lebih banyak digali lagi agar melengkapi kesinergian penerapan dalam Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik,” tutur Eka.

Dalam kesempatan ini pula, dilihat perkembangan Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik dalam Badan Publik tahun 2020 yang mana sekarang ini sudah sampai pada tahap visitasi untuk melihat kriteria dan perkembangan masing-masing badan publik.

“Visitasi ini sekaligus menjadi masukan untuk kita agar bisa memperbaiki kembali di tahun depan,” tutur Eka.
Selain membahas hal di atas, forum PPID juga mendiskusikan terkait pengelolaan sengketa informasi.

Menurut Noor Hidayati Zakiah, Kepala Bidang IKP Dinas Kominfo Sleman, di Kabupaten Sleman sengketa informasi telah terjadi beberapa kali. Ida mengatakan bahwa forum ini pun menyepakati beberapa langkah yang bisa diambil ketika sengketa informasi terjadi.

“Langkah-langkah seperti kita perlu membuat daftar informasi yang dikecualikan yang terstandar di seluruh DIY dan menyusun metode pengklasifikasian daftar informasi yang dikecualikan tersebut, pun cara membedakan pengajuan informasi oleh individu atau wartawan kaitannya dengan penerapan UU pers dan UU Keterbukaan informasi publik (KIP),” jabar Ida.

Ida berharap melalui forum ini, kesepakatan dan kesepahaman dapat tercapai sehingga masukan yang ada bisa menjadi kebijakan Pemerintah Provinsi DIY.