Sleman – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sleman menerima kunjungan kerja dari Komisi A DPRD Kabupaten Jombang di Smart Room Diskominfo Sleman, Jumat (21/1/2022). Kunjungan kerja ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui lebih lanjut terkait Peran dan Fungsi Diskominfo Kabupaten Sleman dalam pengelolaan informasi dan aspirasi publik.

“Maksud dan tujuan kedatangan kami berkunjung ke Kominfo Kabupaten Sleman ini terkait dengan optimalisasi peran dan fungsi Dinas Kominfo dalam pengelolaan informasi serta aspirasi publik bagi pemerintahan daerah,” ungkap Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Jombang, Arif Sutikno.

Dalam pertemuan tersebut, Kepala Diskominfo Sleman, Eka Suryo Prihantoro menjelaskan terkait dengan fungsi dan tugas yang dikerjakan oleh Kominfo Kabupaten Sleman, terutama dalam memberikan pelayanan kepada publik.

“Bupati Sleman menugaskan kominfo dalam beberapa hal, pertama terkait masalah branding bagi komunikasi publiknya. Yang kedua adalah free wifi padukuhan ada 1212 padukuhan. Kami usahakan maksimal akhir 2022 bisa selesai. Jika tidak selesai 2022, mungkin awal 2023,” ungkap Eka.

Program Free Wifi Padukuhan yang mengambil tema Wifi untuk Sesarengan tersebut merupakan bagian dari visi Bupati Sleman untuk membentuk masyarakat Sleman yang cerdas, dengan menyediakan layanan internet gratis berupa wifi untuk padukuhan yang berada di Kabupaten Sleman. “Pemasangannya sendiri dilakukan oleh Dinas Kominfo dan untuk biayanya perbulan 1 lokasi sekitar 400rb,” jelas Eka.

Selain itu, Eka juga mengatakan bahwa pemasangan wifi tersebut telah melalui berbagai pertimbangan, sehingga dapat dipastikan bahwa layanan yang diberikan memang dimanfaatkan sesuai dengan sasarannya, yaitu mencerdaskan masyarakat Sleman.

“Situs (negatif) diblok, dan juga pada saat masyarakat connect kepada wifi tersebut masyakarat direkomendasikan untuk menonton video iklan atau pesan dari pemerintah 30 detik untuk mengedukasi masyarakat, seperti informasi terkait vaksin dan sebagainya,” jelas Eka lagi.

Sementara dalam pelayanan informasi, lanjut Eka, Diskominfo Sleman memiliki sistem pengaduan Sleman dengan nama Lapor Sleman, yaitu aplikasi yang dapat diakses melalui website, android, dan iOS.

“Pada aplikasi ini juga sistem dapat merahasiakan siapa pelapornya, agar tidak ada hal yang diinginkan,“ imbuh Eka. (Rep Rahman)