Sleman – Untuk meningkatkan kompetensi dalam melakukan survei terutama di bagian sektoral, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sleman mengadakan Pelatihan Survei Statistik Sektoral, Senin (23/8/2021). Pelatihan yang diadakan di Laboratorium Komputer Lantai 3 Diskominfo Sleman tersebut diikuti oleh perwakilan dari Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Diskominfo Sleman.

Noor Hidayati ZP, Kepala Bidang IKP Diskominfo Sleman mengapresiasi penyelenggaraan pelatihan Survei Statistik Sektoral ini. Ia mengatakan pelatihan ini penting dilakukan agar kemampuan staff IKP dalam menyelenggarakan Survei Statistik Sektoral dapat lebih berkembang.

“Mohon dibimbing teman-teman kami terkait tentang penyelenggaraan survei statistik sektoral,” ungkap Noor Hidayati.

Materi pelatihan sendiri diberikan langsung oleh Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sleman, Didik Koesbianto. Ia mengatakan bahwa penyelenggaraan Survei Statistik Sektoral telah diatur dalam Undang-undang.

“UUD RI No 16 tahun 1997 tentang Statistik dan keputusan Kepala BPS Nomor 7 Tahun 2000 yang membahas tentang tata cara penyelenggaraan Survey statistik sektoral,“ ungkap pria yang juga merupakan Dosen di Sekolah Tinggi Ilmu Statistik ini.

Survei Statistik Sektoral, lanjut Didik, dilakukan untuk memenuhi kebutuhan instansi tertentu. Menurut Didik, hal utama yang harus dipertimbangkan sebelum melakukan survei adalah mengidentifikasi kebutuhan dari survei yang akan dilakukan.

Setelah itu, baru dilanjutkan ke tahapan berikutnya seperti membuat rancangan survei, mengimplementasikan rancangan, mengumpulkan data, mengolah data, menganalisis, diseminasi, dan evaluasi.

Didik juga menekankan untuk lebih teliti dalam penyelenggaran survei statistik agar tidak terjadi kesalahan dalam melakukan pengumpulan data, terutama dalam menentukan pertanyaan kuesioner.

“Sering terjadi isi dari kuesioner terlalu ambigu dan membuat responden kebingungan. Ini bisa menjadikan data yang didapat tidak sesuai, karena responden akan mengisi tidak sesuai keadaannya,” tambah Didik. (Rep Rahayu)