Sleman – Sebagai salah satu daerah percontohan Smart City dari tahun 2017, Kabupaten Sleman menjadi acuan dalam pelaksanaan Smart City dan juga sistem kinerja lainnya bagi beberapa daerah di wilayah di Indonesia. Salah satunya adalah Kabupaten Garut, melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Garut yang melakukan kunjungan ke Diskominfo Kabupaten Sleman pada Jumat (26/11/2021) di Ruang Rapat Lantai II Diskominfo Sleman.

Kepala Bidang E-Government dan Pengelola Aplikasi Diskominfo Garut, Asep Nugroho mengatakan kunjungan yang dilakukan ini ditujukan untuk lebih mengetahui tentang pelaksanaan program Smart City serta program kerja lainnya yang dikelola oleh Diskominfo Sleman.

Membahas kinerja instansi, Purwati, Sekretaris Diskominfo Sleman mengatakan bahwa setiap daerah di Indonesia pasti memiliki keunikan, sehingga dalam pelaksanaan tugas pasti juga berbeda.

“Sama halnya dengan Smart City yang bisa dipengaruhi oleh tipe wilayah hingga karakter masyarakat. Di Kabupaten Sleman sendiri tentang pelaksanaan Smart City, Diskominfo memiliki peran sebagai lembaga yang punya satu fungsi dalam mengelola ekosistem Smart City,” ungkap Purwati.

Purwati juga selalu mengingatkan kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Diskominfo lainnya yang melakukan kunjungan, bahwa Smart City itu tidak harus tentang Teknologi Informatika. “Sehingga inovasi yang dihasilkan tidak selalu berbasis teknologi informatika,” imbuhnya.

Dalam kunjungan, diskusi yang dibahas tidak hanya mengenai Smart City saja. Hal lain yang dibahas seperti pengelolaan jaringan internet, pengelolaan menara, hingga mengajukan saran dalam menangani pengelolaan cctv.

“Kami harap bisa menjadi inspirasi bagi Garut ke depannya,” ucap Purwati. (Rep Tsalsa)