Melanjutkan Evaluasi Implementasi Program Smart City di Kabupaten Sleman yang dilaksanakan pada Rabu, 9 Juni 2021, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bersama Dinas Kominfo Kabupaten Sleman melakukan tinjauan lapangan gerakan menuju 100 Smart City di Kabupaten Sleman, pada Kamis (10/6/2021).

Tinjauan kali ini masih dilangsungkan secara daring melalui aplikasi zoom meeting bertempat di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu (DPMPPT) Kabupaten Sleman.

Atabik Ahmad, Kepala Seksi Pendaftaran DPMPPT memaparkan pelayanan di Mal Pelayanan Publik (MPP) dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan dan hampir semua loket telah buka setelah sebelumnya tutup dikarenakan pandemi COVID-19.

Atabik menambahkan, pelayanan di MPP meliputi Dukcapil, SIM Corner, Samsat Online sampai dengan BPOM.Semua pelayanan ini bisa dilakukan melalui MPP tanpa perlu datang ke dinas terkait.

Pada kesempatan itu juga dilakukan evaluasi secara langsung melalui responden acak yang sedang datang ke Mal Pelayanan Publik.

“Pelayanan sudah cukup baik serta langsung dilayani dan diberikan pengarahan ketika baru datang ke MPP,” ungkap Bagus, seorang pengunjung ketika sedang mengantri pelayanan di loket Dinas Lingkungan Hidup Sleman.

Responden tidak hanya diambil dari pihak pengunjung, tetapi juga pihak yang berdinas di DPMPPT Mal Pelayanan Publik. Satpam DPMPPT Darul Nugroho menyampaikan bahwa saat ini, jumlah pengunjung mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan pada awal pandemi.

“Pengunjung berkurang pada awal pandemi, sekarang sedikit ada peningkatan karena loket sudah banyak yang buka,” ujarnya.

Teddy Sukardi selaku pembimbing dari Kemenkominfo inovasi yang diberikan oleh Pemerintah Sleman dalam membangun prgram smart city dapat diterima serta dimanfaatkan oleh masyarakat. Ia juga mengatakan akan meninjau langsung ke lapangan setelah pandemi mereda. (Rep Satyo)