Pembinaan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) di Kabupaten Sleman terus dilakukan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sleman, dengan melihat KIM yang belum memiliki pola. Kali ini pembinaan dilakukan kepada KIM Kecamatan Kalasan di Kantor Kecamatan Kalasan, Rabu (25/9/2019).

Pembinaan ini bertujuan untuk merevitalisasi KIM Kecamatan Kalasan agar lebih aktif lagi dalam mengikuti aktivitas besar di Kabupaten Sleman seperti Pertunjukan Rakyat Sleman. KIM sendiri memiliki tugas antara lain mengarahkan UMKM dan kegiatan masyarakat yang perlu diekspos, mencegah persebaran berita bohong atau hoaks, dan memperkenalkan potensi desa–desa di Sleman.

Kepala Seksi Pengelolaan Informasi Publik Dinas Kominfo Kabupaten Sleman, Yudiarto Setiawan, menjelaskan bahwa KIM tidak hanya berbicara mengenai teknologi masa kini. “KIM tidak melulu berbicara teknologi tapi juga menjadi penggerak dan merangkul masyarakat di bidang UMKM dan kebudayaan,” jelas Yudi saat memberikan sosialisasi kepada anggota KIM Kecamatan Kalasan.

Usai pembinaan KIM Kalasan ini, telah terbentuk kesepakatan awal untuk mengaktifkan kembali KIM di Kecamatan Kalasan meski belum terbentuk struktur organisasinya.

Di tahun 2018 sudah terbentuk 23 Kelompok Informasi Masyarakat di Sleman dan di wilayah kalasan sendiri sudah terbentuk 2 KIM Desa. (Rep Dias)