Salah satu hal yang harus diperhatikan dalam pelayanan keterbukaan informasi publik, adalah ketersediaan informasi yang dapat diakses oleh masyarakat. Beberapa informasi tersebut antara lain informasi yang wajib diumumkan serta merta, informasi yang wajib diumumkan setiap saat, dan informasi yang wajib diumumkan secara berkala.

“Informasi tersebut harus tersedia dan dapat diakses oleh masyarakat yang membutuhkan,” terang Noor Hidayati ZP, Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Sleman ketika menjadi pembicara dalam acara Evaluasi Pelaksanaan Pengelolaan Informasi Publik di Kapanewon Seyegan, Selasa (30/3/2021) di Ruang Rapat I Kantor Kapanewon Seyegan, Sleman.

Wanita yang juga biasa dipanggil Ida ini menyebutkan bahwa selain ketersediaan informasi, badan publik seperti kapanewon juga harus memperhatikan cara masyarakat dapat mengakses informasi tersebut, yang dalam hal ini melalui media resmi kapanewon, seperti website, media sosial, dan surat elektronik (e-mail). Hal itu dilakukan agar kualitas pelayanan informasi dapat terus ditingkatkan, sehingga badan publik nantinya dapat memperoleh predikat informatif.

“Termasuk dalam uji akses informasi melalui e-mail. Kita harus rutin membuka e-mail, karena banyak juga permohonan informasi melalui e-mail. Itu yang menjadi kelemahan kita pada penilaian kemarin,” ungkap Ida.

Pemerintah Kabupaten Sleman sendiri melalui Dinas Kominfo telah melakukan berbagai upaya dalam meningkatkan pelayanan informasi di masing-masing OPD yang ada di Sleman, termasuk di tingkat kapanewon. Salah satunya adalah dengan mengadakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) rutin terhadap pengelolaan dan penyedian informasi publik di masing-masing OPD.

“Ada dua aspek yang kita nilai, yaitu pengelolaan informasi dan dokumentasi, kemudian pengelolaan website,” jelas Ida.

Dengan adanya evaluasi ini, Ida mengharapkan setiap badan publik di Sleman dapat meningkatkan pelayanan informasi publik yang diberikan, baik dari kualitas pelayanan informasi maupun kualitas konten informasi yang disediakan.

“Termasuk di Seyegan ini, diharapkan nantinya dapat menjadi pendatang baru di tingkat kapanewon, menjadi OPD dengan kategori informatif, menemani Depok dan Moyudan,” jelas Ida.