Kamis (27/9/2018) pukul 08.30 WIB, Kepala Desa Trihanggo, Herman Budi Pramono, mengukuhkan kepengurusan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Desa Trihanggo, Kecamatan Gamping, Kabupaten Sleman di Aula Balai Desa Trihanggo.

Pengukuhan disaksikan oleh Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Gamping, H. Rasyid Ratnadi Sosiawan, Kepala Seksi Kesejahteraan Masyarakat Kecamatan Gamping, Kepala Seksi Pengelolaan Informasi Publik (PIP) Dinas Kominfo Kabupaten Sleman, Cicilia Lusiani, Ketua KIM Kecamatan Gamping Djoko Purwono, serta Sekretaris KIM Kecamatan Gamping, Adnan Iman Nurtjahjo.

Sebelum prosesi pengukuhan dilaksanakan, Kepala Desa Trihanggo menyampaikan sambutan bahwa keberadaan KIM sangat penting karena KIM memiliki peran yang harus dijalankan oleh KIM ketika sudah terbentuk. Peran tersebut antara lain sebagai fasilitator bagi masyarakat, sebagai mitra pemerintah desa, penyerap dan penyalur aspirasi masyarakat, pelancar arus informasi, dan terminal informasi bagi masyarakat desa.
“Pengukuhan melalui Surat Keputusan (SK) menjadi penting karena merupakan bentuk pendataan sebuah organisasi/lembaga yang eksis dalam masyarakat. Kedepannya dengan adanya SK akan lebih mudah dilakukan pembinaan oleh pemerintah,” ucap Herman Budi.

Orang nomor satu di Desa Trihanggo ini selanjutnya mengukuhkan pengurus KIM Trihanggo yang berjumlah 21 orang dilanjutkan pemberian SK pengurus secara simbolis kepada Ketua KIM Trihanggo, Rian Agustianto didampingi Bendahara Uswatun Hasanah. Latar belakang pengurus KIM Trihanggo adalah pemuda dan pemudi yang aktif di Karang Taruna, Forum Anak, aktivis masjid dan berprestasi di bidang seni budaya, khususnya kethoprak, jathilan, dan bregodo.

Dalam kesempatan ini Sekcam Gamping berpesan kepada pengurus KIM Trihanggo agar dapat memilah dan menyebarkan informasi yang benar, khususnya informasi yang bernilai positif dan akan berdampak positif jika segera disebarluaskan dan dipertukarkan. “Di sinilah KIM bisa ikut membantu pemerintah untuk menyebarkan informasi yang memberdayakan masyarakat. Jika menerima sebuah informasi harus disaring dulu sebelum disebarkan,” kata H. Rasyid.

Sesaat setelah pengukuhan pengurus KIM, Dinas Kominfo Kabupaten Sleman memberikan sosialisasi tentang maksud dan tujuan pembentukan KIM beserta tugas dan fungsi KIM yang disampaikan oleh Kasi PIP, Cicilia Lusiani.

“Sesuai dengan Peraturan Bupati Sleman nomor 51 tahun 2017, KIM adalah lembaga komunikasi masyarakat yang dibentuk dan dikelola dari, oleh dan untuk masyarakat sesuai dengan kebutuhannya, secara mandiri dan kreatif yang aktivitasnya melakukan pengelolaan informasi dan pemberdayaan masyarakat. Sedangkan fungsi KIM yakni sebagai wahana informasi, mitra dialog pemerintah, sarana peningkatan literasi serta lembaga yang bernilai ekonomi,” terang Lusiani.

“KIM bisa mengangkat potensi ekonomi di wilayah Desa Trihanggo dengan cara membuat akun Instagram dan mencetak buletin. Adapun penyelenggaraan KIM secara mandiri dan swadaya, bebas dan tidak terkait dengan kepentingan politik apapun, serta melaksanakan operasional kegiatan usaha dan memberikan kesejahteraan bagi anggotanya yang diperoleh dari dana yang berasal dari, oleh, dan untuk KIM,” tutur ibu yang senang melihat hamparan sawah ini. (KIM Gamping/Adnan Nurtjahjo)