Sleman, InfoPublik – Melalui berita yang diunggah di website perangkat daerah, pemerintah dapat memberikan informasi seluas-luasnya bagi masyarakat. Ini disampaikan oleh Asisten Sekretaris Daerah Bidang Administrasi Umum, Arif Haryono, saat membuka Workshop Penulisan Berita Jurnalistik, Jumat (12/4/2019) di Warung Belik, Ngaglik, Sleman.

Oleh karena itu, Arif mengatakan akurasi dari berita yang disampaikan merupakan hal yang pokok. “Informasi yang diberikan harus jelas sumbernya, jangan sampai hoaks, nanti menyesatkan. Jadi harus diseleksi ya,” tutur Arif.

Di sinilah, dikatakan Arif menjadi peran dari pengelola website masing-masing perangkat daerah. “Ini juga bagian dari tugasnya pemerintah, memberikan kebaharuan informasi kepada publik karena informasi sekarang sudah menjadi kebutuhan dasar masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Elvira Inda Sari selaku narasumber dari Kementerian Kominfo RI menambahkan bahwa penting bagi perangkat daerah mengisi konten berita di websitenya.

“Selain untuk laporan kinerja pemerintah kepada masyarakat, juga dokumentasi pembangunan daerah,” kata Vira. Meski demikian, Vira membeberkan ada beberapa kekurangan dari berita instansi pemerintah, yakni lebih banyak berisi seremoni pimpinan, bukan sudut pandang pembaca atau masyarakat, dan kurang update.

“Untuk mengantasipasi ini, para pengelola website bisa mengubah angle berita. Ambillah angle yang menarik, bukan yang seremonial, kecuali seremonial itu memang benar-benar menarik,” ujar Vira.

Workshop ini adalah program Dinas Kominfo Sleman untuk meningkatkan kapabilitas dari pengelola website perangkat daerah dalam hal jurnalistik. Workshop mengundang perwakilan seluruh perangkat daerah dan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) yang ada di Kabupaten Sleman.